Tanam Serempak CSR di 14 Provinsi, Mamasa Jadi Salah Satu Titik Strategis Pengembangan Cetak Sawah
MAMASA- Program tanam serempak dalam rangka Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan secara nasional di 14 provinsi di Indonesia turut dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Barat, tepatnya di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi pertanian melalui pemanfaatan lahan cetak sawah baru.
Di Kabupaten Mamasa, Desa Lambanan menjadi salah satu titik lokasi strategis dari dua kecamatan pengembangan cetak sawah yang sedang didorong pemerintah. Pelaksanaan tanam serempak ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan lahan baru yang sebelumnya telah melalui proses pembukaan dan penataan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari berbagai unsur, antara lain Wakil Bupati Mamasa, perwakilan BBPSDMP, BBRMP Sulawesi Barat, Polbangtan Gowa, Dandim 1428 Mamasa, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat, Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, pemerintah Kecamatan Mamasa dan Desa Lambanan, Brigade Pangan Harapan Lambanan, Penyuluh Provinsi dan Kabupaten, serta kelompok tani setempat.
Perwakilan BBPSDMP, I Gusti Made Ngurah Kuswandana selaku Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian dan perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa kegiatan tanam serempak ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian baru. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan keberlanjutan program.
Dandim 1428 Mamasa dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh TNI terhadap program pertanian, khususnya dalam kegiatan cetak sawah yang dihadapkan pada tantangan kondisi geografis Mamasa yang berbukit dan curam. Peran TNI, menurutnya, tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga pendampingan teknis di lapangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Mamasa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui program CSR yang telah menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani di daerah. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, termasuk jajaran TNI dan tim teknis, dalam menyukseskan kegiatan cetak sawah hingga dapat dimanfaatkan melalui tanam serempak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahan cetak sawah yang telah dikembangkan dapat segera memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Tanam serempak ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.(L/HR)